Cara permintaan merupakan salah satu teori yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara pembeli dengan penjual, jadi permintaan sendiri menjelaskan sifat dari permintaan pembeli pada suatu komoditas barang maupun jasa.
Hukum permintaan pada hakekatnya merupakan suatu hipotesa yang berbunyi "Jika harga suatu barang turun maka permintaan terhadap barang tersebut akan bertambah, sebaiknya Jika harga suatu barang naik maka permintaan terhadap barang tersebut akan berkurang". Jadi antara harga barang dengan permintaan tersebut mempunyai sifat hubungan yang berlawanan arah.
Teori permintaan menerangkan sifat dari permintaan pembeli pada suatu komoditas (barang dan jasa) dan juga menerangkan hubungan antara jumlah yang diminta dan harga serta pembentukan kurva permintaan.
Suatu komoditas dihasilkan oleh produsen karena dibutuhkan oleh konsumen dan karena konsumen bersedia membelinya. Konsumen membeli komoditas-komoditas yang mereka perlukan itu bila harganya sesuai dengan keinginan mereka dan bila komoditas tersebut berguna baginya.
Komoditas-komoditas yang dikonsumsi mempunyai sifat yang khas sebagaimana yang terdapat dalam faktor-faktor produksi yaitu semakin banyak komoditas tersebut dikonsumsi maka kegunaan komoditas tersebut akan semakin berkurang. Misalkan kita makan 5 buah jeruk kita akan dapatkan guna yang amat tinggi dari jeruk pertama dan guna yang semakin berkurang dari jeruk kedua ketiga keempat dan kelima, dengan keadaan ini berarti pembeli akan bersedia membeli lebih banyak komunitas Jika harga satuan dari komoditas tersebut menjadi lebih rendah.
B. Kurva Permintaan
Kurva permintaan adalah grafik hubungan antara suatu produk dan permintaan konsumen dalam kurun waktu tertentu.Kurva permintaan mempunyai kemiringan negatif. Hal ini sesuai dengan hukum permintaan yang menyatakan bahwa bila harga suatu barang turun maka jumlah yang diminta akan bertambah dan bila harga barang naik maka jumlah yang diminta akan berkurang. Hukum permintaan tersebut berlaku dengan suatu asumsi ceteris paribus (hal-hal lain tetap atau tidak berubah). Hal-hal lain yang dianggap tetap disebut yaitu tingkat pendapatan, harga barang lain, selera, advertensi dari perusahaan, jumlah penduduk dan ramalan keadaan di masa mendatang. Untuk membuat kurva permintaan akan lebih mudah jika kita buat lebih dulu schedule permintaan. Schedule permintaan dan kurva permintaan keduanya sama-sama merupakan teknik untuk menunjukkan hubungan antara permintaan dan tingkat harga.
Contoh kurva sedot permintaan roti
tuliskan permintaan di atas dapat kita lihat bahwa antara harga dan jumlah yang diminta mempunyai hubungan yang terbalik. Hubungan inilah yang sering dinamakan dengan hukum permintaan.
Kurva permintaan juga sering dianggap sebagai alat ukur terhadap kesediaan konsumen membayar suatu produk yang diinginkan, adanya sifat responsif dari konsumen akan memberikan gambaran bagi perusahaan terkait produknya bisa diterima oleh pasar atau tidak.
Jenis kurva permintaan:
1. Kurva permintaan miring ke bawah : adalah kurva yang menunjukkan adanya jumlah yang diminta konsumen berkurang terkait adanya kenaikan harga dan sebaliknya. Dalam hal ini hubungan antara harga dan permintaan adalah negatif. Kurva permintaan ini hanya berlaku untuk barang dengan harga normal.
2. Kurva permintaan miring ke atas : adalah hubungan positif antara harga dengan jumlah produk yang diminta konsumen, ketika harga naik konsumen akan meminta produk lebih banyak begitu juga sebaliknya hal ini tentu menyalahi hukum permintaan.
3. Kurva permintaan tertekuk : adalah permintaan sebuah barang yang memiliki elastisitas berbeda sehingga permintaan konsumen akan berbeda juga ketika harga naik dan turun. Kurva ini bisa ditemui di pasar oligopoli.
C. Menjelaskan Tabel Permintaan
Tabel permintaan adalah tabel yang menunjukkan berapa banyak produk yang dibeli oleh konsumen pada tingkat harga tertentu, tabel permintaan ini merupakan dasar atau panduan untuk membuat kurva permintaan. Contoh dari tabel permintaan dapat dilihat dari contoh kurva permintaan di pembahasan sebelumnya.
D. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Permintaan
1. Pendapatan konsumen
Penghasilan merupakan faktor utama dan kemampuan untuk membayar konsumen, ketika penghasilan meningkat permintaan barang juga akan meningkat dengan demikian untuk barang-barang normal peningkatan hasil pendapatan ditandai dengan bergesernya ke arah kanan dari kurva permintaan. Sedangkan barang-barang inferior di mana memiliki level hasil penghasilan yang tinggi akan ditandai dengan bergesernya ke arah kiri dari kurva permintaan.
2. Harga barang pelengkap
Dua barang disebut komplemen apabila konsumen menerima lebih utilitas dari konsumsinya daripada menerima untuk mengkonsumsi secara terpisah. Seseorang menikmati minum kopi saja tetapi utilitasnya bertambah apabila dikombinasi dengan krim sebagai barang komplemen. Kalau ada dua barang komplemen dan harga dari salah satu barang x turun permintaan konsumen untuk barang komplemen Y akan meningkat
3. Selera dan pilihan
Selera konsumen dan pilihan akan selalu berubah dengan musim misalnya di musim dingin selera pakaian memakai pakaian hangat dan cenderung memakai pakaian tipis di musim panas dan sesuai tren populer saat itu.
4. Harapan harga masa datang
Harapan perubahan harga masa datang atau perubahan pendapatan dapat menyebabkan permintaan bergeser hari ini, permintaan juga dapat merespon harapan adik ketersediaan dari barang di masa akan datang.
5. Jumlah pembeli
Peningkatan jumlah pembeli akan mensyaratkan peningkatan permintaan untuk barang dengan mengkonsumsikan faktor lain konstan. Hal ini sering terjadi yang disebabkan adanya perubahan demografis atau meningkatnya ketersediaan di pasar.
E. Permintaan Individu dan Permintaan Pasar
1. Permintaan individu
Permintaan individu adalah permintaan seorang individu terhadap produk tertentu, misalnya permintaan terhadap sepatu.
Harga adalah penentu utama permintaan individu, setidaknya penjelasan karena ekonomi menggunakannya untuk menjelaskan permintaan teori. Pada kenyataannya konsumen tidak hanya. Faktor penentu permintaan individu yaitu:
-Pendapatan : permintaan meningkat ketika konsumen memperoleh lebih banyak pendapatan.
-ekspektasi harga di masa depan : jika konsumen mengantisipasi harga akan naik di masa mendatang mereka akan membeli sekarang sebelum harga benar-benar naik. Sebaiknya ketika harga berada pada tren menurun mereka cenderung mendorong pembelian, menunggu harga turun lebih lanjut sehingga mereka bisa mendapatkan harga lebih murah.
-harga barang substitusi : ketika harga sebuah produk naik beberapa konsumen akan beralih ke substitusinya karena keduanya memuaskan kebutuhan yang sama.
-harga barang pelengkap : misalnya ketika harga printer turun, permintaannya naik begitu juga dengan permintaan tinta yang mana merupakan komplemennya.sebaiknya Jika harga printer naik permintaan terhadap tinta juga akan turun mengikuti penurunan permintaan terhadap printer.
-selera dan preferensi : ketika konsumen tertarik pada sebuah produk mereka dapat menghabiskan lebih banyak dollar untuk mendapatkan lebih banyak. Sebaliknya jika mereka bosan untuk sudah tidak berselera dengan produk tersebut mereka akan beralih ke produk alternatif.
-merk: misalnya perusahaan dapat menciptakan ketertarikan atau preferensi konsumen terhadap sebuah produk melalui promosi atau iklan, itu pada akhirnya mengarah pada permintaan yang lebih tinggi.
2. Permintaan Pasar
Permintaan pasar merupakan penjumlahan permintaan individu di pasar pada harga yang diberikan, dalam ilmu ekonomi permintaan adalah sebagai kesediaan dan kemampuan kita sebagai konsumen untuk membeli barang atau jasa untuk setiap kombinasi harga yang diberikan.
Faktor penentu permintaan pasar adalah:
-pendapatan
-harga barang substitusi
-harga barang pelengkap
-ekspektasi harga di masa depan
-selera dan preferensi
-jumlah konsumen di pasar
Banyak bisnis melakukan riset pasar untuk menghitung potensi permintaan pasar dan karakteristiknya. Itu membantu mereka untuk memperkirakan potensi penjualan dan juga keuntungan, etika permintaan pasar bebas mereka berharap untuk menjual lebih banyak.
Oleh: YUSMITA (2130402114) EKSYA-4C